A. Pengertian etika
Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan merumuskan pengertian etika dalam tiga arti pengertian sebagai berikut:
-Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk tentang hak dan kewajiban moral
-Kumpulan asa atau nilai yang berkenaan dengan akhlak
-Nilai mengenai benar dan salah yang dianut masyarakat
Dari asal-usul katanya, etika berasal dari bahasa Yunani “ethos” yang berarti adat-istiadat atau
kebiasaan yang baik
Menurut Professor Robert Salomon, etika dapat dikelompokkan menjadi dua definisi yaitu:
-Etika merupakan karakter individu, dalam hal ini termasuk bahwa orangyang beretika adalah
orang yang baik
-Etika merupakan hukuman sosial. Etika merupakan hukum yang mengatur, mengendalikan,
serta membatasi perilaku manusia
B. Etika, Filsafat, dan ilmu pengetahuanAbdul Kadir memperinci unsur-unsur penting filsafat sebagai ilmu sebagai berikut:
-Kegiatan intelektual
Bahwa filsafat merupakan kegiatan yang memerlukan intelekualitas atau pemikiran
-Mencari makna yang hakiki
Filsafat memerlukan interprestasi terhadap sesuatu dalam kerangka pencarian makna yang
hakiki
-Segala fakta dan gejala
Bahwa objek dari gejala filsafat adalah fakta dan gejala yang terjadi secara nyata
-Dengan cara refleksi, metodis, dan sistematis
Filsafat memerlukan suatu metode dalam kegiatannya serta membutuhkan prosedur-prosedur
yang sistematis
-Untuk kebahagiaan manusia
Tujuan akhir filsafat adalah sebuah ilmu adalah kebahagiaan umat manusia
Etika merupakan bagian filsafat, yaitu filsafat moral. Etika merupakan ilmu yang mempelajari
perbuatan baik dan buruk, benar atau salah berdasarkan kodrat manusia yang diwujudkan dalam
kehendaknya.
Etika adalah ilmu pengetahuan, sedangkan moral adalah obyek ilmu pengetahuan. Jadi etika
menelaah tujuan hidup manusia, yaitu kebahagiaan sempurna, kebahagiaan yang memuaskan
manusia, baik jasmani maupun rohani dari dunia sampai akhirat melalui kebenaran-kebenaran yang
bersifat filosofis.
C. Etika, moral, dan norma kehidupanMoral sama dengan etika yaitu nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan seseorang atau
suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya di dalam komunitasnya.
Lawrence Konhbreg juga mencatat enam tahap perkembangan moral yang dekat hubungannya etka
adalah sebagai berikut:1. Orientasi pada hubungan, ganjaran, kekuatan fisik, dan material
Nilai-nilai yang bersifat kemanusiaan tidak dipersoalkan pada orientasi ini
2. Orientasi hedonistis hubungan antarmanusia
Orientasi ini melihat bahwa perbuatan yang benar adalah perbuatan yang memuaskan kebutuhan
individu dan atau (kadang-kadang) kebutuhan orang lain.
3. Orientasi konformitas
Orientasi ini sering disebut orientasi “anak manis” di mana seseorang cenderung
mempertahankan harapan kelompoknya, serta memperoleh persetujuan.
4. Orientasi pada otoritas
Pada orientasi ini orang cenderung melihat hukum, kewajiban untuk mempertahankan tata tertib
sosial, religius, dan lain-lain yang dianggap sebagai nilai-nilai utama dalam kehidupan
5. Orientasi kontrak sosial
Orientasi ini dilatarbelakangi adanya tekanan pada persamaan derajat dan hak kewajiban timbal
balik atas tatanan bersifat demokratis
6. Orientasi moralitas prinsip suara hati, individu, komprehensif, dan universal
Orientasi ini memberikan nilai tertinggi pada hidup manusia, di mana persamaan derajat dan
martabat menjadi suatu hari pokok yang dipertimbangkan
Etika merupakan cabang filsafat tentang nilai dan norma moral yang sangat menekankan
pendekatan kritis dalam melihat dan menggumuli norma tersebut. Etika merupakan refleksi kritis
rasional mengenai nilai dan norma moral yang menentukan dan terwujud dalam sikap dan perilaku
hidup manusia.
Menurut sony keraf, moralitas adalah sistem nilai tentang bagaimana kita harus hidup dengan baik
sebagai manusia. Nilai-nilai moral mengandung pertuah-pertuah, nasehat, wejangan, peraturan,
perintah, dan lain sebagainya yang terbentuk secara turun-temurun melalui suatu budaya tertentu
tentang bagaimana manusia harus hidup dengan baik agar menjadi manusia yang benar-benar baik.
Menurut Fans Magnis Suseno menyatakan bahwa etika adalah sebuah ilmu dan bukan sebuah
ajaran, sedangkan yang memberikan manusia norma tentang bagaimana manusia harus hidup
adalah moralitas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar